Kamis, 26 November 2015

MENGENDALIKAN DIRI


Pengendalian diri adalah merupakan suatu keinginan dan kemampuan dalan menggapai kehidupan yang selaras, serasi dan seimbang, pada hak dan kewajibannya sebagai individu dalam keluarga, masyarakat, bangsa, dan negara.
Pengendalian diri sangat berguna dalam dunia kerja dan kehidupan bermasyarakat, dengan mengendalikan diri kita dapat menjauhi perbuatan perbuatan tidak terpuji sehingga pandangan orang lain baik terhadap kita.

Rabu, 25 November 2015

MENGAMBIL RESIKO


Pengambilan risiko adalah hal yang prinsip dan wajar dalam merealisasikan potensi sendiri sebagai wirausaha. Para wirausaha pada umumnya menyukai pengambilan risiko usaha karena ingin berhasil di dalam mengelola usaha atau bisnisnya. Pengambilan risiko dalam hidup melibatkan suatu kendala akan peristiwa-peristiwa yang terjadi, perhatian akan masa depan dan keinginan hidup di masa sekarang. Sebut saja Jackie Chan, dia memerankan adegan adegan berbahaya tanpa pemeran pengganti bisa dibayangan resiko yang diambil olehnya saat memerankan adegan adegan yang sangat berbahaya.

MAMPU BERADAPTASI


Pengertian adaptasi adalah cara makhluk hidup untuk menyesuaikan diri dengan lingkungan hidup dimana mereka tinggal. Adaptasi ini diperlukan oleh makhluk hidup dibumi, karena setiap lingkungan dibumi memiliki karakteristik sendiri. Misalkan dikutub suhunya sangat dingin serta banyak terdapat air sedangkan sebaliknya di daerah gurun suhunya panas, gersang, dan sulit untuk mendapatkan air.
Beradaptasi sangat penting dalam menciptakan kenyamanan di dalam kehidupan sehingga kita dapat mengetahui karakter di lingkungan sekitar kita

MEMILIKI KEPRIBADIAN MENARIK


Kepribadian adalah keseluruhan cara seorang individu bereaksi dan berinteraksi dengan individu lain. Kepribadian paling sering dideskripsikan dalam istilah sifat yang bisa diukur yang ditunjukkan oleh seseorang, kepribadian terbentuk karena adanya pengaruh dari lingkungan sekitar, dan pengaruh dari orang tua baik bersifat positif maupun negatif, namun bagaimana jika memberi pengaruh negatif ? Hal ini tak akan terjadi apabila kita dapat menjaga diri kita dari pengaruh negatif disekitar kita.

MEMILIKI PRINSIP HIDUP



Setiap manusia pasti memiliki prinsip didalam hidupnya, Prinsip adalah suatu pernyataan fundamental atau kebenaran umum maupun individual yang dijadikan oleh seseorang/ kelompok sebagai sebuah pedoman untuk berpikir atau bertindak.
Sebuah prinsip merupakan roh dari sebuah perkembangan ataupun perubahan, dan merupakan akumulasi dari pengalaman ataupun pemaknaan oleh sebuah obyek atau subyek tertentu.

PEDULI


Individualitas setiap orang di zaman modern ini semakin terasa. Kebanyakan orang menjalani rutinitas sehari-hari dengan pola pikir ‘every man for himself’. Semua orang berjuang masing-masing untuk mencapai tujuannya. Padahal sebenarnya seseorang yang peduli sesama dan penuh rasa simpati tak hanya lebih disukai oleh orang-orang di sekitarnya. Rasa simpati dan sikap sosial yang dimiliki seseorang ternyata juga bisa membuat hidup lebih lama.

Rabu, 18 November 2015

MANUSIA DAN LINGKUNGAN



Manusia mendapakna unsur-unsur yang diperlukan dalam hidupnya dari lingkungan. Makin tinggi kebudayaan manusia, makin beraneka ragam kebutuhan hidupnya. Makin besar jumlah keburuhan hidupnya berarti makin besar perhatian manusia terhadap lingkungannya.
Perhatian dan pengaruh manusia terhadap ligkungan makin meningkat pada zaman teknologi maju. Masa ini manusa mengubah lingkungan hidup alami menjadi leingkungan hidup binaan. Eksplotasi sumber daya alam makin meningkat untuk memenuhin bahan dasar industri. Sebaliknya hasil industri berupa asap dan limbah mulai menurunkan kualitas lingkungan hidup.
Berdasarkan sifatnya, kebutuhan hidup manusia dapat dilihat dan dibagi menjadi 2, yaitu kebutuhan hidup materil antara lain adalah air, udara, sandang, pangan, papan, transportasi sera perlengkapan fisik lainnya. Dan kebutuhan nonmateril  adalah rasa aman, kasih sayang, pengakuan atas eksistensinya, pendidikan dan sistem nilai dalam masyarakat.
Manusia merupakan komponen biotik lingkungan yang memiliki daya fikir dan daya nalar tertinggi dibandingkan makluk lainnya. Di sini jelas terlihat bahwa manusia merupakan komponen biotik lingkungan yang aktif. Hal ini disebabkan manusia dpaat secara aktif mengelola dan mengubah ekosistem sesuai dengan apa yang dikehendaki. Kegiatan manusia ini dapat menimbulkan bermacam-macam gejala

    Pengaruh Manusia Pada Lingkungan Hidupnya

    Pengertian Manusia
    Manusia adalah makhluk hidup ciptaan Tuhan dengan segala fungsi dan potensinya yang tunduk kepada aturan hukum alam, mengalami kelahiran, pertumbuhan, perkembangan, dan mati, dan seterusnya, serta terkait serta berinteraksi dengan alam dan lingkungannya dalam sebuah hubungan timbale balik baik itu positif maupun negatif.

    Pengertian Lingkungan
    Lingkungan adalah suatu media di mana makhluk hidup tinggal, mencari penghidupannya, dan memiliki karakter serta fungsi yang khas yang mana terkait secara timbal balik dengan keberadaan makhluk hidup yang menempatinya, terutama manusia yang memiliki peranan yang lebih kompleks dan riil.


    Jika menelusuri kembali sejarah peradaban manusia di bumi ini, kita akan melihat adanya usaha dari manusia untuk menyempurnakan serta meningkatkan kesejahteraan hidupnya, demi kelangsungan hidup jenisnya. Hal ini terlihat dari sebagian kecil kehidupan manusia yaitu perubahan tempat tinggal yang awalnya nomaden (berpindah-pindah) menjadi menetap, diikuti oleh pola kehidupannya yang cenderung lebih maju dari kehidupan sebelumnya. Tampaklah disini manusia sedikit demi sedikit mulai menyesuaikan diri pada alam lingkungan hidupnya.
    Perubahan alam lingkungan hidup manusia tampak jelas di kota-kota, dibandingkan dengan di hutan rimba dimana penduduknya masih sedikit serta primitif. Perubahan ini akan berpengaruh baik secara positif maupun negatif. Berpengaruh positif karena manusia mendapatkan keuntungan dari perubahan tersebut, dan berpengaruh negatif karena dapat mengurangi kemampuan alam lingkungan hidupnya untuk menyokong kehidupannya
    Antara manusia dan lingkungan memiliki hubungan ketergantungan yang sangat erat. Manusia dalam hidupnya senantiasa berinteraksi dengan lingkungan di mana manusia itu berada. Lingkungan hidup mencakup keadaan alam yang luas. Dalam lingkungan alamnya manusia hidup dalam sebuah ekosistem yakni suatu unit atau satuan fungsional dari makhluk-makhluk hidup dengan lingkungannya. Dalam ekosistem terdapat komponen abiotik pada umumnya merupakan faktor lingkungan yang mempengaruhi makhluk-makhluk hidup diantaranya: tanah, udara atau gas-gas yang membentuk atmosfer, air, cahaya, suhu atau temperatur, sedangkan komponen biotik diantaranya adalah: produsen, konsumen, dan pengurai. Kehidupan manusia sangat tergantung pada keadaan tumbuh-tumbuhan, binatang, dan lingkungan fisik yang ada disekitarnya.
    Lingkungan dapat mengalami suatu perubahan dalam proses interaksi dengan hidup manusia. Perubahan lingkungan banyak terjadi  di daerah kota bila dibandingkan dengan daerah pelosok (pedesaan) dimana penduduknya lebih  sedikit dan terkesan primitif. Perubahan lingkungan mempengaruhi berbagai aspek kehidupan manusia. Perubahan yang terjadi pada lingkungan hidup manusia menyebabkan adanya gangguan terhadap keseimbangan karena berkurangnya fungsi dari sebagian komponen lingkungan. Dengan campur tangan manusia dan faktor alami yang terjadi dapat menyebabkan terjadinya perubahan lingkungan. Dampak dari perubahannya belum tentu sama, tetapi manusia  yang memiliki kemampuan berfikir dan penalaran yang tinggi, memiliki budaya, pranata sosial dan pengetahuan serta teknologi yang makin berkembang, maka manusia dimampukan untuk dapat menghadapi serta mengatasinya. Perubahan lingkungan terhadap kehidupan manusia akan membawa dampak bagi kehidupan manusia baik secara positif ataupun negatif. Perubahan lingkungan berdampak positif berarti baik dan menguntungkan bagi kehidupan manusia maupun lingkungan tersebut, serta berdampak negatif berarti tidak baik dan tidak menguntungkan karena dapat mengurangi kemampuan alam lingkungan hidupnya untuk menyokong kehidupannya maupun merugikan manusia. Contoh dampak perubahan lingkungan yang positif: penebangan pohon untuk dimanfaatkan kayunya dengan menanam kembali pohon untuk mengganti yang telah ditebang; penerapan panca usaha tani untuk meningkatkan produktivitas; serta  penanaman kembali pohon karena kebakaran untuk daerah resapan air dan mencegah erosi. Contoh dampak negatif perubahan lingkungan: lahan menjadi gersang dan gundul karena bencana gunung meletus atau penebangan hutan secara liar terjadinya erosi karena penggundulan hutan; terjadi banjir di daerah pemukiman karena tidak ada saluran air dan daerah resapan air yang dipengaruhi oleh pembangunan gedung baik perumahan, kantor, dan toko berkurangnya ekosistem yang hidup di air karena terjadi pencemaran di air; serta penggunaan pupuk buatan dan pestisida secara terus-menerus yang mengakibatkan pencemaran dan lama-kelamaan dapat mengurangi kesuburan tanah.
    Penciptaan Lingkungan Hidup
    Berjuta-juta tahun yang lalu, Allah telah menciptakan alam semesta termasuk bumi dan isinya, yaitu jauh sebelum manusia diciptakan (QS. 2:117). Dimuka bumi Allah menciptakan makhluk berupa tumbuhan yang beraneka ragam dan berbagai jenis hewan sejak yang bersel satu hingga binatang-binatang raksasa. Kini tumbuh-tumbuhan raksasa itu telah punah dan dalam usia jutaan tahun terpendam di dalam bumi.


    Dengan makin pesatnya perkembangan populasi mereka maka cara hidup seperti ini tidaklah cocok lagi untuk di gunakan. Mereka mulai beralih dengan pola hidup bercocok tanam yang masih sangat sederhana, yaitu dengan cara membuka hutan untuk di buat ladang dan di tanami dengan umbi-umbian atau tanaman lain yang sudah mereka kenal sebagai bahan makanan. Pada pola inipun mereka sudah mulai membuat rumah-rumah sederhana yang terbuat dari kayu yang beratapkan daun-daunan.



    Pemanfaatan Sumber Daya Alam
    Lingkungan hidup berupa sumber alam merupakan kekayaan yang disediakan untuk manusia, hendaklah manusia memanfaatkannya dengan sebaik-baiknya.
    a.       Air
    Air merupakan kebutuhan pokok manusia, sejak penggunaan yang paling kecil seperti untuk minum, masak, mencuci, dan lain-lain sampai pemanfaatan air untuk pertanian. Pembangunan waduk untuk pengairan dan pembangkit listrik. Air juga kebutuhan yang paling esensial bagi manusia maka Allah menyediakan air dimana-mana, hampir 4/5 permukaan bumi terisi air. Tanpa adanya air, manusia dan makhluk hidup lainnya tidak dapat berlangsung, bahkan segala yang hidup ini mulanya diciptakan Allah dari air.
    Air laut yang asin dimanfaatkan oleh manusia untuk jalur transportasi antar pulau dan benua. Selain itu air laut dapat pula dibuat garam, tempat mencari ikan dan di dalamnya terkandung kekayaan alam baik yang sudah ditemukan manusia maupun yang masih terpendam sebagai harta karun.
    b.      Tanah
    Penggunaan tanah untuk pertanian dimulai sejak cara yang paling sederhana hingga penggunaan mekanisasi pertanian yang modern. Kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi telah memungkinkan tanah memberikan hasil yang berlipat ganda, yaitu peningkatan produksi panen yang berasal dari tanah.
    Kurang lebih 200 ayat dalam al-Qur’an yang menerangkan masalah botani (ilmu tumbuh-tumbuhan) yang menunjukkan pentingnya sektor tersebut. Botani sebagai ilmu yang berdiri sendiri berguna dalam kehidupan manusia, karena dengan pengetahuan itulah manusia dapat mengambil manfaat dari berbagai jenis tumbuh-tumbuhan, keajaiban, keindahan, kehalusan tumbuh-tumbuhan itu mengundang manusia membuka mata hatinya dan berpikir, bahwa semua kejadian itu adalah dengan kekuasaan Allah Swt.
    Tinggallah upaya manusia, sejauh mana aktivitasnya menggarap bumi dan mengolah tanah. Dalam hubungan ini Rasulullah Saw menandaskan : “Tiadalah seorang muslim bercorak tanam, lalu hasilnya dimakan oleh burung, manusia ataupun hewan, melainkan kepadanya sedekah”. (HR. Bukhari dan Muslim).
    Dengan demikian tidak sepatutnya bumi dibiarkan terlantar, tidak dimanfaatkan melainkan perlu dimakmurkan untuk kesejahteraan manusia.
    c.       Hutan
    Hutan berperan sebagai pelindung banjir, longsor, dan penyimpanan penyediaan air di pegunungan, kayu-kayu besar dan daun-daunnya yang rimbun serta akar-akar yang menjalar bersama-sama semak-semak di sekitarnya menampung air hujan yang selalu turun di pegunungan. Air tersebut menyerap ke dalam tanah dan di sela-sela rimba, kemudian muncul mata air yang tetap bening melalui kali dan terhimpun menjadi sungai.
    Dari hutan juga dapat diperoleh bermacam-macam hasil untuk keperluan kehidupan, seperti rotan untuk alat-alat rumah tangga, kayu untuk bahan pembuat rumah, kursi, meja, bahan baku kertas, dan sebagainya. Kecuali itu hutan adalah tempat perlindungan bagi satwa dan beraneka jenis hewan.
    d.      Pertambangan
    Di lingkungan kita terdapat sumber kekayaan yang berada di dalam perut bumi dikenal sebagai bahan tambang. Bahan-bahan tambang itu sangat bermanfaat bagi kehidupan manusia. Apabila kita telah sejumlah ayat al-Qur’an, disana kita dapati isyarat tentang adanya mineral dalam bumi yang dapat dikeluarkan melalui eksplorasi pertambangan, pada QS. 57:4 disebutkan:
    Dialah yang menciptakan langit dan bumi dalam enam masa: Kemudian Dia bersemayam di atas ´arsy. Dia mengetahui apa yang masuk ke dalam bumi dan apa yang keluar daripadanya dan apa yang turun dari langit dan apa yang naik kepada-Nya. Dan Dia bersama kamu di mana saja kamu berada. Dan Allah Maha Melihat apa yang kamu kerjakan”. (QS. 57:4).
    Ayat tersebut memberikan gambaran dan isyarat yang merangsang manusia untuk melakukan eksplorasi kekayaan alam. Bahwa apa yang masuk dalam bumi dan keluar dari padanya memberikan petunjuk adanya “sesuatu” yang tersimpan dalam perut bumi yang perlu diteliti dan dimanfaatkan manusia.
    Pencemaran Lingkungan
    Polusi atau pencemaran adalah suatu keadaan dimana kondisi suatu habitat (tempat dimana makhluk hidup itu berada) tidak murni lagi, karena pengaruh terhadap habitat tersebut. Pencemaran lingkungan disebabkan oleh berbagai hal, terutama disebabkan perbuatan dan tingkah laku manusia yang tidak memperhatikan keserasian alam dan kelestariannya.
    Krisis lingkungan yang tengah terjadi sekarang ini adalah akibat kesalahan manusia menanggapi persoalan ekologinya, begitu menurut ahli sejarah, Lynn White Jr. apa yang dilakukan manusia terhadap lingkungan hidupnya bergantung pada apa yang mereka pikirkan tentang diri mereka sendiri dalam hubungannya dengan apa yang ada di sekitar mereka. Lebih tegas lagi dikatakannya, bahwa akar dari sumber krisis lingkungan manusia hari ini sangat dipengaruhi oleh keyakinan tentang alam kita dan takdirnya yaitu oleh agama.
    Pencemaran lingkungan itu dapat berupa:
    Pencemaran tanah
    Pencemaran tanah disebabkan berbagai hal, seperti sampah-sampah plastik, kaleng-kaleng, rongsokan kendaraan yang sudah tua. Plastik tidak dapat hancur oleh proses pelapukan dan besi tua menimbulkan karat, sehingga tanah tidak dapat ditumbuhi tanaman.
    Pemakaian pupuk yang terlalu banyak, tidak wajar dan tidak menurut aturan yang telah ditentukan bisa juga menyebabkan polusi tanah. Tanah pertanian menjadi kering dan keras, karena jumlah garam yang besar akan menyerap air tanah. Guna mencegah atau mengurangi polusi tanah ini maka pemakaian pupuk di daerah pertanian hendaklah menurut aturan yang telah ditentukan. Sampah-sampah pun harus dibuang di tempat pembuangan atau dibakar di tempat yang telah tersedia.
    Pencemaran udara
    Pencemaran udara disebabkan bermacam-macam pula, bisa disebabkan asap keluar dari pabrik-pabrik dan kendaraan bermotor dan bisa juga disebabkan hawa tubuh manusia atau pemukiman yang terlalu padat dan sesak. Makin besar jumlah penduduk, bersamaan dengan berkembangnya ilmu pengetahuan, makin banyak pula pabrik didirikan serta diproduksi mesin-mesin serta kendaraan bermotor untuk mencukupi kebutuhan penduduk, dan karenanya polusi udara semakin buruk.
    Polusi udara dapat mengganggu pernapasan dan dapat menimbulkan penyakit pada alat-alat pernapasan, asma, bronkhitis, dan sebagainya. Hal itu disebabkan banyak gas yang membahayakan kesehatan bercampur dengan udara, seperti: gas karbon monoksida, dan partikel-partikel halus dari timah hitam, polusi udara juga bisa membahayakan lalu lintas, baik darat, laut maupun udara.
    Pencemaran air
    Pencemaran air dapat terjadi karena penggunaan zat-zat kimia yang berlebihan, seperti penggunaan DDT, endrin melebihi dosis yang telah ditentukan. Pencemaran itu dapat pula disebabkan bahan pencuci yang dibuang ke sungai. Yang sering tidak disadari ialah pembabatan hutan di pegunungan yang menyebabkan erosi tanah dan banjir berkepanjangan sehingga air yang semestinya bening menjadi keruh.
    Pencemaran suara
    Suara juga bisa tercemar, karena berbagai akibat kegiatan manusia yang semakin berdesakan dan hiruk pikuk di pabrik dan pemukiman. Pencemaran suara terutama dirasakan di kota-kota yaitu adanya suara kendaraan bermotor, kapal terbang, pabrik-pabrik, pasar-pasar, dan sebagainya. Suara yang terlalu bising mengganggu ketenangan, dapat menimbulkan gangguan jasmaniah dan rohaniah, misalnya gangguan jantung, kelenjar pernapasan, gangguan saraf, perasaan gelisah dan sebagainya.



    https://yogapermanawijaya.wordpress.com/2014/09/06/dampak-interaksi-manusia-dan-alam-lingkungan-hidup-ekosistem-sumber-alam/
    http://artikelusang.blogspot.co.id/2014/12/pentingnya-peranan-manusia-dalam.html
    http://informasikesling.blogspot.co.id/2015/06/hubungan-manusia-dengan-lingkungan.html